Kebijakan Payout
Berlaku sejak April 2026. Terakhir diperbarui April 2026.
Intinya
- 1.Payout daily dengan delay T+7 via Stripe Connect.
- 2.Saldo USD, dikonversi ke mata uang rekening Seller saat payout.
- 3.Rekening bank didaftarkan ke Stripe, bukan ke Fibidy.
- 4.Dispute/chargeback dan KYC issue bisa menahan payout.
- 5.Kewajiban pajak di tangan Seller.
Jadwal payout.
Platform menggunakan jadwal payout daily dengan delay T+7 melalui Stripe Connect. Artinya setiap transaksi yang selesai akan tersedia untuk payout 7 hari setelah tanggal transaksi.
Stripe memproses payout setiap hari untuk saldo yang sudah melewati masa delay. Dana ditransfer ke rekening bank Seller sesuai yang terdaftar di Stripe Connect.
Delay T+7 bertujuan menyediakan buffer untuk handling chargeback, dispute, dan refund sebelum dana dilepas ke Seller.
Rekening payout.
Rekening bank untuk payout didaftarkan Seller selama proses KYC di Stripe Connect.
Seller dapat memperbarui rekening payout melalui dashboard Stripe Connect. Fibidy tidak menyimpan atau dapat mengubah informasi rekening bank Seller.
Seller bertanggung jawab memastikan rekening yang terdaftar adalah miliknya, masih aktif, dan dapat menerima transfer internasional jika bank mensyaratkan.
Currency settlement dan konversi.
Saldo di akun Stripe Connect Seller tercatat dalam USD.
Saat payout, Stripe mengkonversi USD ke mata uang rekening Seller menggunakan kurs yang berlaku saat payout.
Spread kurs konversi adalah bagian dari biaya Stripe, bukan Fibidy. Detail kurs payout dapat dilihat di dashboard Stripe Connect Seller.
Minimum payout.
Threshold minimum payout ditentukan oleh Stripe dan bervariasi berdasarkan negara Seller. Stripe hanya memproses payout jika saldo Seller mencapai threshold minimum.
Jika saldo di bawah threshold, dana tetap tersimpan di akun Stripe Connect sampai saldo mencukupi atau Seller memicu payout manual (jika fitur tersedia untuk negaranya).
Payout yang gagal.
Payout dapat gagal karena beberapa alasan — rekening bank sudah ditutup, nomor rekening salah, bank menolak transfer, atau masalah teknis di sisi bank.
Jika payout gagal, Stripe akan memberitahu Seller via email dan dashboard Stripe Connect. Dana kembali ke akun Stripe Connect dan Seller perlu memperbaiki informasi rekening sebelum payout diulang.
Fibidy tidak mengelola proses retry payout. Seluruh handling dilakukan Stripe sesuai kebijakan mereka.
Hold pada saat dispute.
Ketika Buyer mengajukan chargeback melalui banknya, dana terkait transaksi tersebut dapat di-hold oleh Stripe selama proses investigasi.
Hold berlaku sepanjang dispute aktif. Jika dispute dimenangkan Seller, dana kembali tersedia untuk payout. Jika kalah, dana di-debit dari akun Seller.
Selama periode hold, saldo yang di-hold tidak termasuk dalam perhitungan payout.
Hold pada saat KYC issue.
Jika status KYC Seller berubah ke PAST_DUE atau REJECTED, payout dapat ditahan Stripe sampai masalah KYC diselesaikan.
Seller akan diberitahu melalui dashboard Fibidy dan email Stripe jika ada requirement yang perlu dipenuhi.
Detail lengkap status KYC dijelaskan di Kebijakan KYC di fibidy.com/legal/kyc.
Pajak dan pelaporan.
Seller bertanggung jawab penuh atas kewajiban pajak atas penghasilan yang diterima dari penjualan di Platform, sesuai peraturan perpajakan di wilayah tempat Seller berdomisili.
Fibidy tidak melakukan pemotongan pajak penghasilan Seller dan tidak menyediakan layanan pelaporan pajak. Record transaksi tersedia di dashboard Fibidy dan Stripe untuk membantu Seller dalam pelaporan pajaknya sendiri.
Seller disarankan berkonsultasi dengan konsultan pajak untuk memahami kewajiban pajak yang berlaku.
Pertanyaan? admin@fibidy.com
Fibidy · Indonesia